Hai aku disini akan menjadi orang kedua yaitu Oza, jadi Oza itu bisa menjadi aku, tapi disini Oza akan menjadi Dia.
Prolog
“Disini Oza bertemu dengan seseorang yang telah merasuki hatinya dan
bersinggah-sana dihatinya, dia bahagia dengan pasanganya yaitu Andaru.
Tetapi cinta mereka terpisahkan karena Oza pindah ke Bekasi mengikuti
orang tuanya, mereka putus sementara, di suatu keajaiban mereka
dipertemukan kembali dan mereka bersama sama sampai Andaru meninggalkan
Oza dengan kenangan-kenangan mereka bersama. Kita lihat ceritanya lebih
rinci yaa..”
Didalam keramaian Oza turun dalam pesawatnya dengan headphone
dikepalanya, sungguh dia seperti orang arab yang telah melewati
perjalanan panjang untuk mencapai ke tanah airnya yaitu Indonesia,
padahal hanya dari Cikarang ke Jogja. Kendati, dia melihat mobil hitam
yang telah dikenalinya menunggu di depan lobby, dia langsung memasukinya
dan pulang menuju kerumahnya. Pada saat itu juga ayahnya sebut saja
Abinya sedang liburan atas kerjanya di negri Manusia Sipit, jadi
keluarganya sedang berkumpul menunggu ia dirumah barunya yang akan
ditempatinya. Sesampainya dirumah peluk-pelukan, cipika-cipikian, dan
semua rasa kangenya dia lontarkan kekeluargannya.
Suatu sore Oza diajak Abinya untuk menemaninya bertemu teman lamanya
disuatu restoran kesukaanya, “mbak, temenin abi ya nemuin temenya abi
diGhuesstown café kesukaan kamu mbak” omongnya kepada Oza, “tapi mbak
oza beli buku dulu ya bi, gak ada bacaan ringan nih, jadi booring
dirumah” cibir Oza. Abi hanya mengangguk kearahnya, Oza pun melanjutkan
persiapannya untuk pergi, dia memasukan peralatan biasannya seperti:
Headphone, ipod, novel, changer hand phone, dan yang penting yaitu
dompet.
Kendati, Oza dan abinya telah sampai ditoko buku yang mereka maksud,
Oza langsung, mencari novel kesukaanya, dia tertarik dengan novel
terbitan teenlit yang berjudul ”not just a fairy tale” dia ngambil buku
yang masih terbungkus rapih, tetapi yang masih rapih itu telah diambil
dengan seorang lelaki bertubuh sedang, berabju batik biru dongker dengan
corak putih yang indah, dia berkuliat putih, ganteng, mungkin juga dia
baik. Sehabis itu aku berkata kepadanya “Hey mass, itu bukunya mau gue
beli, boleh gue ambil, kalau mau baca yang masih kebuka aja, itu yang
kebungkus tinggal satu.” katanya terhadap lelaki itu, lelaki nya pun
menjawab sepertinya dia menolak,” Eh, mbak maaf ya, ini aja bukunya mau
saya beli, mbak cari buku yang lain aja ya mbak, maaf”, muka Oza udah
seperti gunung merapi mau meletus dengan mengeluarkan bicara cepatnya
itu. Lelaki itu hanya bisa melongo alias cengo, ngeliat Oza berbicara
tanpa sapasi, titik, dan koma. Tetapi akhirnya Oza mengalah dan
memberikan buku itu kepada lelaki itu. Oza pasrah.
Sehabis itu, Oza membayar dan menghampiri ayahnya yang sedang berbicara
bersama bapak-bapak dan anak lelakinya, disaat Oza sedang mendekatinya
aku seperti mengenal sosok anak lelaki itu, lebih dekat lebih
mengenalinya dan disaat Oza sudah sampai disamping ayahnya, abinya itu
mengenalinya sosok bapak-bapak itu dan anaknya, Oza menjabat tangan anak
itu dan melirik sinis kearah sosok lelaki itu, dan mengabaikannya atas
masalah itu Oza sedang menyusun rencana untuk bisa berkenalan dengan
lelaki itu, tanpa dia menyusun rencana, sosok lelaki itu pun mengajak
kenalan. “Hai mbak, maaf yang tadi ya, nama aku Andaru, senang bertemu
sama mbak”, Oza tersenyum melihat senyum yang indah itu, dia pun
akhirnya membuka mulutnya dan berkata “Ohiya gapapa, udah lupain aja,
nama gue Oza, salam kenal juga buat lo yee” Oza tersenyum dia pun
menganggukkan kepala. Tiba-tiba Andaru ingin mengajak Oza pergi ketempat
toko tempat accecories, kesukaannya, mereka bersenang-senang bersama,
mereka foto bersama sampai-sampai akhirnya mereka kembali dimana tempat
abinya dan ayahnya Andaru berbicara tadi.
Baru kali ini dia bermain bersama dengan seorang lelaki yang ramah dengannya.
Ini hari pertama Oza masuk kesekolah barunya, yah perasaannya takut dia
jadi orang ilang, ya begitulah. Kemudian seorang guru mengantar Oza ke
kelas barunya, dan sampailah ia didepan kelasnya, dia berdiri dengan
gugup tapi dia tetap tersenyum aneh, mungkin tak bisa diartikan senyum
itu. Guru berkaca mata dengan kerudung menutupi dadanya memanggil Oza
kedalam kelas dan menyuruh memperkenalkan dirinya, “Hai, nama saya
Rozana Vatkhi Rizki panggil saja saya Oza, saya dari Cikarang, senang
bertemu kalian ” cibir Oza, dan guru itu menyuruh Oza duduk disamping
lelaki, dan ia pun langsung mengenalinya, kau tahu siapa? Ya! Dia
Andaru. Oza tampak senang plus bahagia plus gak akan jadi anak ilang
disitu.
Kemudian disaat jam istirahat berbunyi “teeeeeetttt..!!!!” semua
siswa-siswi sadar ga sadar pasti akan langsung ke kantin hehehe, ya Oza
diajak Andaru kekantin bersamanya, mungkin hari ini dia akan selalu
bersama Andaru, disaat dikanti Oza dikenalkan teman-teman satu eskulnya,
satu organisasinya, satu KB (kelompok bermain, bukan geng yaa..) yaa
Oza sudah mulai nyaman tentang keadaan disitu, ya mungkin dia mulai
tidak mengerti dengan bahasa yang mereka kenakan, tetapi disini ada alat
translate bahasa jawa yaitu, yaaa siapa lagi kalau bukan pahlawan
sejati Andaru hahahaha.
Setelah berapa lama mereka bereteman, mereka bersahabat, mungkin salah
satu dari antara keduanya ternyata menyimpan sebuah rasa yang sangat
istimewa, rasa diaman mereka telah menyukai, dan nyaman didekat orang
itu. Oza pun merasakan hal yang sama, hal yang selalu dia renungkan tiap
malam didepan jendelanya menatap bintang bersinar dan dia selalu
berbicara “kapan salah satu bintang itu bisa jadi milik gue? Bersinggah
sana dihati gue?” ya dia selalu berbicara seperti itu. Dan disuatu hari,
Pagi matahari mulai menyengat, Oza yang kebiasaan bangun dengan telat,
sedang terburu bersiap-siap dikamarnya yang saaaangaaat berantakan. Dan
disaat itu juga Andaru tetap menunggu diruang tamunya, menunggu untuk
berangkat bersama dan menyatakan perasaannya kepada Oza, yang telah
mereka pendam selama 2bulan, dan saat inilah yang tepat untuk
menyatakannya. Oza datang dengan terburu-buru dan langsung mencibir
“Eh.. ada Andaru.. yaudah ayok berangkat nanti kita malah telat, lo bawa
sepedakan? Kalau kagak, kita boncengan pake sepeda gue?” dan Andaru
menjawab “Maaf za, aku gak bawa sepeda.. gapapa kan aku bonceng kamu?”
dengan gaya bahasa medoknya Andaru, Oza pun hanya bisa tertawa kecil
wkwkwk.
Lanjut aja kepulang sekolah, Saat ini Oza dan Andaru sedang ngobrol
tentang ulangan TIK yang mendadak dan membuat otak pusing, disela-sela
itu Andaru menyempatkan diri untuk menyatakan semuannya yang telah
dipendam selama ini “Oza, maaf yah aku ngomong sama kamu agak serius,
mungkin waktu kita berkenalan baru sebentar kurang lebih baru 2 bulan,
oke langsung to the point aja yach..” omong Andaru, Oza pun mengangguk
dan berbicara singkat “ yaudah langsung aja, udah kepo niih” Andaru pun
mengangguk dan melanjutkan berbicaranya “ Gini za, aku udah lama suka
sama kamu, mungkin perasaan ini terasa aneh buat ku, karena aku baru
pertama kali ngerasain ini, mungkin kamu cinta pertama aku, Boleh aku
menjadi cowok kamu? Bersinggah sana dihati kamu?”, tidak tanggung
tanggung Oza shook tingkat apa yaa lebih dri dewa deh, dia gak bisa
berbicara apa-apa, ternyata cinta dia dibalas, akhirny binta yang
diimpikannya bisa bersinggah sana dihatinya, dan Andaru pun cinta
pertama Oza, yaa mereka berdua merasakan Cinta Pertama yang Indah, yaa
sangat indah. Dan mereka Jadian pada tanggal 10 Agustus 2010, kalau aja
10-10-10 keren kali yaa, tapi yasudah lagi ada kesempatan jangan
ditolak.
Hubungan mereka sangat lancer, tak ada hambatan, marah-marahan aja gak
pernah, mungkin dibilang anak-anak mereka pasangan yang paling romantis
disekolah mereka. Orang tua mereka merestui hubungan mereka, awalnya
takut jika sekolah mereka terganggu, tapi sampai UTS (ujian tengah
semester II) nilai mereka malah menaik, ya kejar-kejaran untuk menjadi
yang pertama. Untuk saat ini hubungan mereka telah berjalan 8 bulan
lebih, yaa mereka menikmati masa-masa cinta monyet mereka, semua umur
yang setara dengan mereka, juga sedang banyak yang dilanda mabuk cinta
monyet hahahaha

.
Yup! Saat mereka lagi dilanda kesedihan, karna Oza akan mengikuti
orangtuanya pindah kebekasi, dan Oza tak ingin mereka berdua Long
Distance Relationship (Hubungan Jark Jauh) Andaru yaa dilanda galau,
gegana, sendu, dll. Biasa anak jaman sekarang. Disaat Oza mau berangkat
ke Bekasi, Oza tak bisa menahan air matanya, sebelum dia pergi dia
memeluk erat tubuh Andaru ya mungkin lebih tinggi darinya, Andaru pun
juga tidak bisa menahan airmatanya dan memeluk erat tubuh Oza. Dan
dinyatakan tanggal 10-06-11 ,mereka BREAK !!!
Yaa.. semua kejadia diluar perkiraan mereka berdua, mungkin keajaiban akan mempertemukan mereka kembali. Amiiinn !!!!
Benerkan Keajaiban pasti akan datang, mereka break udah hamper 2 bulan,
dan idul fitri Oza merayakan tanpa Andaru, dan itu salah BESAR !!!.
Andaru datang ke Bekasi, hanya untuk berlibur bersama kekasihnya Oza.
Kecepetan kita ulang dari ketuk pintu aja. Disaat Oza sedang mwlihat
foto-foto bersama Andaru, ada seorang yang mengetuk pintu mereka
“tok..tok..tok.. Assalammu’alaikum”, Oza beranjak membuka pintu, dan apa
yang ia lihat?? Ternyata benar Andaru menemui Oza yang dari Jogja ke
Bekasi hanya menumui kekasihnya. Oza langsung memeluknya melepaskan rasa
kangenya bersama Andaru, Oza mengajak Andaru jalan-jalan, dan
menghabiskan waktu bersama-sama. Dan perpisahan terjadi lagi, yaa..
Andaru harus kembali ke Jogja karna harus melanjutkan sekolah, mau gak
mau Oza harus merelakan kepergian Andaru. Dan kesedihan terjadi kembali,
dan benar Oza tak suka perpisahan.
3 minggu berjalan Oza melakukan LDR bersama Andaru, tapi tak ada lost
contact, selalu smsan, OTPan, ym-an, dll. Tetapi disuatu hari Andaru
hilang kabar, sama sekali tak bisa dihubungi, Oza bingung, dia bingung
mau ngapain lagi, di telfon gak diangkat, dan ketika Oza mencoba untuk
menelfon ke telfon rumahnya.. daann terangkat! “Halo bisa berbicara
kepadan Andaru?”, ternyata yang mengangkat itu ibunya Andaru, dan ia
menjawab “Oh ini pasti nak Oza ya, maaf Andarunya masuk rumah sakit
beberapa hari ini, penyakitnya kambuh lagi, sekarang mungkin sedang
kritis nak.. maaf ibu belum bisa memberitahumu..”. Oza berbicara dalam
hatinya “Andaru? Punya penyakit apa? Kenapa selama dia gak bilang sama
kau? Kenapa aku baru tahu disaat aku sedang jauh denganya? Apa yang
harus aku lakukan?” Oza bingung dan langsung melanjutkan pembicaraan
tadi “ iya bu, ini saya Oza, mengapa saya tidak tahu penyakit apa yang
diderita Andaru selama ini bu? Aduh saya khawatir bu, semoga dia
baik-baik saja, maaf saya tidak bisa menengok Andaru bu, saya sedang
dilanda banuak tugas bu, maaf.. ”, ibu Andaru langsung menjawab “Tidak
apa-apa nak, ibuk memaklumi itu, memang Andaru tidak suka penyakitnya
diketahui banyak orang, termasuk kamu nak”,
Yasudah bu, titip salam buat Andaru ya bu, semoga lekas sembuh ” lanjut Oza
Iya nak, yasudah ibu tutp telfonnya, Wassalamua’laikum..” tutup ibu Andaru.
Wa’alaikum salam..” jawab Oza
Ohh tidak! apa yang terjadi dengan Oza, Oza menjadi tak konsen belajar,
disaat anniversary hubungan mereka yang ke 1 tahun. Oza bersama abinya
ingin menengok Andaru, Oza sudah tidak sabar ingin melihat Andaru, dia
sangat kangen dan rindu terhadapnya. Dan sesampainya disaanaa??
Yap ada bendera kuning didepan rumah Andaru..
Disaat itu juga Oza menangis dipelukan abinya, dia langsung masuk
kedalam rumah, dan mencari tahu siapa yang meninggal saat itu, dan
dugaan benar Andaru yang meninggl saat itu, Oza bingung dia udah gak
bisa berbuat apa-apa lagi, ibunya mengasih surat yang telah dibuat
disaat Andaru masih hidup.
Dear Oza tersayang..
Maaf kamu telfon gak aku bales, disaat itu aku gak kuat untuk
memegangapapun, maafkan aku sayang, aku kangen kamu disaat aku telah
berbaring dirumah sakit, aku ingin sesekali melihat wajah mu, makanya
aku bawa semua figura dikamaraku untuk mengiasi dinding kamar aku.
Maafin aku gak ngasih tau tentng penyakit aku say, aku lemah dijantung
aku, penyakitjantung ini keturunan dari kakek aku, jadi aku gk mau jika
kamu tahu aku kena penyakit ini, dan saat inilah kamu tahu, mungkin
disaat kamu membac surat ini aku sudah tiada di hadapan mu sayang..
maafkan aku tlah meningalkan mu..
Tolong jadi Oza yang aku kenal..
Sekali lagi aku minta maaf, aku tdak ingin ada setetes air mata mu, yang
jatuh karna aku sayang, Aku disini selalu menyayangi mu..
I Love you
Andaru Bondan Pratama.K.A
Disaat itulah Oza menghapus air matanya, dan mencium kening jasad
Andaru dan berkata “ I Love You too my prince” dan dia pamit pulang
kepada ibu Andaru, dan dia berkata kepada abi “ bih, begini sakit ya
jika ditinggalkan dengan orang yang sangat kita sayang, dan aku tahu
arti sesungguhnya cinta, walaupun orang itu sudah tiada cinta itu akan
tetap abadi, sampai kapanpun” abi pun hanya mengaguk, dan Oza membalas
dengan senyuman.
Selesai deh kisahnya, mungkin agak aneh ceritanya, tetapi ini
benar-benar khayalan gue, dan sekarang Oza (yaitu aku) sudah bisa
melupakan cinta pertama yang sangat indah itu. Terima kasih atas
kesediaan kalian untuk membaca cerpen ku ini .