Jumat, 30 September 2016

Kau,..

Kau..
Kisah cinta yang telah aku sempurnakan dengan hadirnya waktu dan jarak. Seperti bulan sabit  melambangkan senyummu yang tak bisa ku gapai, aku hanya merundukkan kepalaku tak lagi menatap langit. Ingin sekali menatapnya, apa daya hanya sebuah perumpamaan dan akan membuat ku lebih sangat merindukannya. Lagi dan lagi..

Hujan turun mengalirkan ingatan, kembali melangkah mundur. Kau bersama semua banyangan mu, mengetuk jendela kamar ku, dan masuk kedalam otak ku memutar sebuah cerita. Dalam ingatan ku, sangat jelas senyuman mu yang membuatku enggan untuk berpaling ke lain hati. Dimana diri ku ihklas mabuk atas pesona mu yang mampu membuat mata ku tak berkedip.


Kau bisikkan kalimat yang menghujam dalam relung hati ku  “ Aku mencintai mu, dan akan selalu mencintai mu.”

Jarak dan airmata.
Rvr~

Rabu, 28 September 2016

Kembali Rindu,..

Desiran angin terdengar halus, menebarkan rindu yang ku kirimkan hanya untuk mu.
Langit mulai menggelapkan wajahnya, aku menghirup aroma kopi yang masih mengepulkan asapnya. Betapa tenangnya senja. Aku hanya ingin kau tau, di tempat ini dalam waktu yang sama aku dan kamu duduk berdua meghabiskan senja sampai matahari benar-benar tenggelam. Selalu diriku terjebak akan kerinduan yang memang benar tak akan ada habisnya. Sampai kapan aku terus menunggu, sampai kapan aku menghitung waktu.

Waktu..
Tak akan ada habisnya..
Tak akan bisa diulang..
Terjadi dan akan tetap terjadi..
Rekayasa atau kenyataan..
Tak ada rekayasa
Benar adanya takdir.
Berjalan mundur..
Tak akan pernah terjadi..

Maafkan hati ini yang selalu ribut akan hadirnya dirimu, tapi aku hanya rindu dan akan selalu rindu. Perlahan-lahan waku akan berputar memang tak akan secepat hebusan angin yang kutitipkan rinduku padanya, Waktu perlahan berputar sampai akhirnya sampai ditentukannya aku bertemu dengan kekasih jauh ku. Memang perjalanan ini sangat hambar dan lamban, bersama perasaaan yang saling mengikat tetap akan terjadinya perjumpaan, entah sampai kapan waktunya.

RvR~
500km

Selasa, 13 September 2016

Pemuja Rahasia

Siang ini matahari sangat menyengat, tetapi mahasiswa masih dalam keadaan sibuk dengan aktivitasnya. Aku duduk di pelataran mahasiswa yang mereka sebut "gazebo". Hanya duduk, bercanda dengan kakak tingkat yang mulai mengakrabkan diri kepada ku.
Gazebo ini semakin lama semakin sepi dengan seiringan waktu yang semakin senja. Tiba-tiba ada wajah yang memancarkan aura yang membuat ku tak berhenti untuk menatapnya walaupun hanya dari kejauhan. Ohh..aku kembali tejebak dengan cinta dalam diam. Apalah daya ku saat ini dia duduk dengan jarak satu orang disampingku. Betapa bahagia hati ku, sampai bibir ku tak bisa berhenti melengkungkan senyuman.

Hai pangeran yang hanya ku sapa dalam hati, yang hanya bisa ku lihat dari jauh, yang mungkin diri ku tak akan bisa untuk menyentuh mu dan memeluk mu. Maafkan aku yang menjadi pemuja rahasia mu. Semoga kau bisa mengetahui hati ini yang telah menyukai mu tanpa sepengetahuan mu.

Pemuja Rahasia Pangeran Berkuda Hitam

Sabtu, 06 Agustus 2016

Kerinduang Yang Tak Berujung

Tersadar bahwa semua ini tidak nyata.
Senja mulai tiba, menandakan malam akan datang. Secangkir kopi yang mulai dingin menemani ku bersama suatu pesan yang ku tunggu. Hembusan angin membawa ku berkhayal, betapa indahnya jika kau bersama ku saat ini. Walaupun aku hanya membaca pesan dari mu, entah bagaimana aku merasakan sedang berbicara pada mu saat ini. Mungkin aku sudah gila. Ya beginilah, kerinduan yang tak berujung.

Malam pun sudah tiba, dan hujan mulai turun. Entah mengapa selalu hujan yang membuat semua pikiran ku tertuju kepadanya. Suaranya mulai merasuki pikiran ku, dan aku hanya bisa mendengar suaranya. Percakapan kami melalui telfon genggam mungkin tak akan habisnya jika salah satu dari kami mengalah karna ini sudah pagi. Hanya itu yang bisa aku dan dia lakukan. Bertemu hanya melalui vidcall, hanya bisa mendengar suara satu sama lain, dan hanya bisa mengetahui kabarnya dari jarak 500km. 

Hubungan kami memang rumit, tak serumit soal olimpiade fisika internasional. Jarak 500 km bukan sebuah masalah bagi kami. Jika ingin dimengerti mengapa ini bukan sebuah masalah, aku bisa jelaskan. Memang suatu hubungan berlandaskan cinta, dalam hubungan pasti membutuhkan kasih sayang. Tetapi, jika dipertaruhkan dalam suatu kebutuhan yang harus terpisah, dimana sepasang kekasih mempunya kebutuhan sendiri-sendiri sebelum mereka hidup bersama. Seperti kebutuhan pendidikan? Mengejar cita-cita? Itu mengapa cinta tetap berdiri kokoh walaupun kami harus mengejar cita-cita kami. Menentukaan pilihan dan menerima resiko itu yang harus kamu lakukan dan bertanggung jawab atas apa yang kau tentukan.  Disinilah diuji, bagaimana kau bertahan dengan pilihan mu.
Memang sulit dilalui, siapa tau diakhir cerita nanti akan bahagia ataupun sebaliknya?
Dan kau? Masih mau menunggu waktu dimana kau akan bertemu dengan ku?

Rvr~

Minggu, 24 Juli 2016

Kembali atau pergi?

Kembali atau tetap pergi?


Banyak macam hubungan di sekitar kita, cinta kapan saja memang untuk datang dan pergi.
Cinta memang datang sesuai keinginannya, apakah cinta akan pergi seperti itu juga?
Cinta yang untuk kali ini ku lalui memang bukan cinta monyet biasa, hubungan jarak jauh apakah mudah?
Tidak cukup rasa sayang yang ada, hanya kepercayaan mungkin perlu. Kesabaran? Itu sudah pasti. Dan yang penting kedewasaan, dimana kita harus bersikap lebih dewasa untuk menyikapi pasangan satu sama lain.

Jika memang suatu saat pilihan terbaik adalah untuk memutuskan hubungan kalian? Mengapa tidak?
Mungkin kalian tidak mengerti, ada seseorang yang terlalu cepat datang dan cepat pergi. Ketika seseorang menggunakan kesabarannya untuk memaafkanny, dia mengulangi kesalahannya. Menurut kalian, apakah harus lagi untuk memaafkannya? Kita berbicara tentang hubungan jarak jauh. Dari sifat orng yang seperti itu, susah untuk menjalinnya, walaupun kalian masih menyayanginya masih mencintainya, jika kalian mendapatkan seseorang seperti, lama kelamaan batin akan rusak. Bukan dalam hal dia bisa merubah sikapnya, dari caranya dia belom siap.

Hubungan jarak jauh, menggunakan kesabaran tinggi, dimana dalam diri masing-masing beradu antara menahan rasa rindu dan untuk fokus dalam dunia masing-masing.

Cinta memang layak dipertahankan untuk seseorang yang memang layaj dipertahankan. Take you choice

Salam Rvr~

Kamis, 09 Juni 2016

Bertahan?


Terasa bahagia melihat semua orang mempunyai kekasih yang setia kepadanya. Walaupun terkadang aku tau akhirnya akan bagaimana. Setidaknya mereka tau cara bertahan pada pilihannya. Mencari seseorang yang mengerti kita, yang nyaman bersama kita, yang tau kurang lebihnya kita, yang bisa melengkapi kita, itu sangat susah. Hanya ada 1 banding 1000 orang di dunia ini yang bisa seperti itu. Jika kamu sudah menemukannya, jangan biarkan dia pergi. Tolong bertahan.

Untuk usia seperti ku, bukan lagi untuk  saatnya berganti-ganti pasangan. Mencari yang tepat, dan bertahanlah. Sampai tuhan memang memberi tau apakah dia benarbenar jodoh yang dikirimkan tuhan untuk kita.

So, bertahanlah sama orng yg memang benerbener sayang sama lo, dan memang orangtua lo merestui itu. Karna sesuatu yg diperjuangkan jika itu memang pergi, akan diganti yang lebih baik.

Minggu, 05 Juni 2016

Hiduplah di Dunia Nyata.

Kembali menjelajahi alam, melihat kabar langit lebih dekat, dan apakabar kamu yang selalu ku rindukan?
Berjalan mundur sejenak..
Hanya untuk melihat saja, aku merindukan masa-masa yang lalu..
Hah! kau benar aku merindukannya..
Dalam situasi ini biasanya dia ada disamping ku sekarang, menjaga ku, melindungi ku, benarbenar aku sedang membayangkan jika dia berada disini sekrang.
Kalau kau tau, situasi ini kacau tanpa adanya dirimu. Saat ini pun aku iri pada bintang, dalam keadaan diriku yang sangat amat payah, bintang masih bisa bersinar terang, sepertinya ia selalu bahagia.
Kau, bolehkah aku tanyakan pertanyaan yang selalu sama. Apakah kau juga merindukan ku? Setiap langkah ku, perlahan-lahan kau selalu ku bayangkan. Imajinasi ku merajela saat ini.

Dari perjalanan ini aku mengetahui jawaban dari kisah ini. Tidak baik untuk berharap kepada satu orang yang sebenarnya memang bukan untuk kita. Tetaplah melangkah maju walaupun kau lelah, karna jika kamu ingin mundur, tolong diingat seberapa usaha mu sampai dititik ini. jika berhasil dan memang sudah hanya sampai dititik itu. Tinggalkan cari jalan lain yang membuat mu merasa lebih baik. Take your choice. tetap maju atau kau ingin kembali? Bertahan atau pergi? Mungkin semua ini kau tak mengerti apa maksudnya.
Kau boleh menentukan siapa yang terbaik untuk mu. Tetapi kita hanya wayang yang tetap menjalan alur cerita dari skenario alam. Siapa tau kita akan bertemu di masa yang akan datang? Mungkin kah? Tidak ada yang tau. Dan yang terakhir, hiduplah di dunia nyata.

Rabu, 01 Juni 2016

Benar Orang Bilang,..


Huhh..
Benar orang bilang..
Setetes air hujan membalikkan kenangan,..
Teringatlah semua kenangan itu, dsri yang terburuk sampai yang terindah..
Disini aku tidak menangisinya, tetapi aku menikmatinya. Ingatan ku masih baik bagaimana lekuklekuk wajahnya, aroma tubuhnya, senyumannya, semuanya masih jelas teringat.
Hemmm, aroma secangkir kopi menambah suasana nyaman untuk kembali menikmati kenangan itu. Andai dia tau, aku sedang memikrkannya disini, mungkin aku dan dia sedang menikmati langit yang sama, uhh indahnya.
Bukan berarti disini aku belum bisa dikatakan "move on" tetapi aku hanya tidak   langsung melupakan orang yang masuk ke hidupku dengan dramatis. Sekarang, aku sedang menikmati langkah demi langkah aku berjalan mundur untuk melepasnya.

Kalian tau? Seperti apa kekuatan cinta? Aku juga belum mencobanya.
Tapi yang aku tau, walaupun raga bisa berbohong untuk kita purapura tidak mencintainya, suatu saat nanti hati itu akan berkata jujur, dan menceritakan betapa ia tersiksa untuk berbohong. Seperti dia. Terakhir aku bertemu dengannya, dia jujur kepada ku, ternyata dalam hampir setahun dia membohongi dirinya sendiri. Bahwa dia telah melupakan ku, ternyata dia belum sama sekali belum, masih dengan peradaan yang sama dari dulu sampai sekrang. Aku mengrtahuinya hanya bisa diam.

Entah sampai kapan,..


Kamu tau sebenarnya siapa yang paling tersakiti disini? Kau? Dia? Atau aku? Kau bisa menilai sendiri.
Aku bertemu dengan mu, bukan dalam kejayaan mu. Dengan setianya aku menemani mu, melihat semua perubahan mu dari awal sampai kejayaan mu. Sungguh kisah cinta yang indah. Kau dan aku bahagia bersama, tersenyum bersama, berjuang bersama. Dan suatu krjadiaan yang benarbenar membuat dinding kokoh yang memisahkan aku dan kau.
Walaupun ada dinding itu, menurut ku sperti dinding transparan. Aku tetap disekitar mu walau kau taktau itu. Kau lebih dulu jatuh hati kepada orang lain. Kau tau betapa sakitnya aku? Aku masih tetap berdiri dalam tempat yang sama, mengawasimu. Sampai kau kembali melihat ku tapi tidak berusaha merobohkan dinding itu.
Kau menyerah, kau berpaling dan kembali jatuh hati kepada orang lain.
aku cukup kecewa, tetapi aku masih bisa menahannya. aku kembali berdiri dan berjalan mundur menjauhi dinding itu. Mulai untuj melupakan mu.
Kau selalu kembali dengan perasaan yang sama. Dan membuat ku selalu gagal untuk berudaha melupakan mu? Dimana kau drngan enaknya menceritakan kebahagiaan bersama pasangan mu. Kau tau bagaimana perasaan ku?
Untuk saat ini hanya kamu. Entah sampai kapan. Aku tidaj akan memaksakan hati ku untuk melupakan mu.

RvR~

Jumat, 15 April 2016

Dia memilih untuk pergi..

Pagi yang cerah..
Teringat bahwa diriku ditetapkan menjadi pengangguran. Karna Ujian tingkat nasional pun telah seminggu terlewati. Hari-hari ku penuh dengan kesunyian, hanya sebagian kawan ku mengajak ku keluar sekedar makan siang bersama. Suatu ketika Hp ku berdering menandakan pesan pagi datang, "Selamat pagi sayang" itu yang tertera. Senyum pagi terlukis di wajah ku, semangat pagi yaaa walau ku tau dirinya sedang menjalankan ujian. Tiba-tiba dia mengajak ku ketemuan tadi malam, perasaan ku tak menentu, akhirnya dia mengajak ku bertemu, yaa setidaknya aku bisa menatap wajahnya lama. Dia menginginkan nanti malam, tepatnya jam 07.30.

Entah bagaimana ceritanya disitulah rasanya rasa rindu ku akan terobati. waktu pun mengalir cepat menetapkan jam 11.30 sekitar segitu dia menelpon ku, untuk datang lebih cepat kerumah ku. Aku kaget dan langsung cepat keluar rumah. melihat wajahnya aku sudah melepas rinduku. Dia berbasabasi ria kepada ku.. Suasana berbicara mulai lebih melow..
Dan kata terlarang itu keluar dari mulutnya, membuat diriku tersentak kaget. Ada apa dengan dirimu, mengapa kau bilang seperti itu pada ku. hati ku teriakteriak padanya, aku hanya bisa diam. Tak berkutik apa-apa.

Mengapa dia memilih untuk pergi? Sedangkan aku ingin selalu bersamanya.
Mengapa dia memilih untuk berhenti mencintai ku, sedangkan aku ingin terus mencintainya
Apa yang harus kulakukan, aku menata masa depan ku untuknya :'(
Apakah langit lebih memilih untuk terhembus angin, daripada menurunkan hujan yang menimbulkn pelangi?
Melangkah pergi, dan tak kembali pulang..

Aku selalu mencitainya, sungguh tulus didalam hati ku. Tolong kembali, walaupun itu mustahil. Aku akan tetap menunggu mu disini ditempat yang sama menunggu mu kembali untuk pulang.

Salam Rvr

Sabtu, 20 Februari 2016

Suara mu..

Suara mu kembali membangunkan tidur ku..
Aku sadar itu bukan benarbenar kamu..
Hanya rekaman sebuah kenangan kembali berputar..
Dimana dulu..
Suara mu hanya untuk mu..
Lagu yang kau nyanyikan kau persembahkan untuk ku..
Kau hilang..

Sinar matahari masuk kedalam kamar ku..
Dan membuat ku benarbrnar bangun..
Bangun daru kenyataan, tetapi aku tetap terpejam..
Alunan musik terdengar kembali..
Dan ternyata suara dering ponsel ku..
Itu dari kamu, iya kamu mengucapkan selamat pagi..
"Selamat pagi sayang"
Kau buka hari ku dengan salam mu itu menarik..
Membuat ku semakin rindu kepada mu.

Apadaya aku terikat dengan selang berair..
Dan selang yang membantu bernafas..
Jeda waktu kemudian.
Aku mendengar suara yang tak asing bagi ku..
Kau menyanyikan lagu itu..
Mengecup kening ku..
Tetapi mengapa aku tak tersrnyum..
Dan mengapa kau meneteskan air mata mu untukku?
Kau tau walau aku tak bisa memeluk mu.
Aku akan selalu berada disamping mu..

Rabu, 17 Februari 2016

Gerimis Rindu

Air hujan kembali membasahi ku..
Menghiasi pagi ku dengan kabut..
Kembali melangkah untuj memulai hari..
Dan mulai berani..

Berani memulai dengan kisah baru..
Walaupun hujan ini membuat ku rindu kepadanya..
Hati ini terasa dingin..
Gerimis rindu kembali datang..
Menandakan aku sedang merindukannya..

Cinta kali ini istimewa..
aku hanya merindukaan suasananya..
Merindukan pelukan
Kasih sayang..
Ingin menyayangi seaeorang dengan sepenuh hati..

Apakah kali ini aku harus bahagia?
Harus sedih?
Apakah aku harus ada? Atau mungkin pergi.
Kisah tak bisa diartikan..
Sungguh aku tak bisa mengerti hati ku.

Jika aku sudah menemukan cinta ku, aku hanya ingin mengikat erat dan tak ingin melepaskannya kembali.

Salam RvR~

Senin, 15 Februari 2016

Izinkan aku untuk membenci mu

Izinikan aku membencimu..
Tapi mengapa sebagian hati ku menolak untuk membenci mu..
mengapa harus seperti ini..
Sekarang yaa, aku mulai kembali untuk berbohong kepada diriku sendiri.
Ahh..
Perasaan ini menghantui ku..
Aku bukannya takut untuk jatuh cinta..
Tapi aku lebih takut untuk mencintai orang yang salah..

Cinta datang untuk pergi,
Aku sudah dewasa
bukan saatnya untuk menerima cinta ala monyet.
Aku ingin kesetiaan, menerima ku apa adanya..
 Apakah aku salah untuk menginginkannya..

Mendengar cinta hati ku kembali sakit..
Ingin sekali aku membencinya,,
Apakah aku bisa?
Aku bisa menerima cintanya kali ini?
Tolonglah, ketika aku yakin. Tolong jangan pergi.
Jangan tinggalkan aku dengan perasaan yang terlalu dalam untuk mu.

Jika kau ingin pergi dari ku, setelah kau membuat diriku mempunyai perasaan cinta yang tulus untukmum dan kau menghancurkannya begitu saja. Izinkan aku untuk membenci mu.

Salam RvR~

Selasa, 09 Februari 2016

Senang Bertemu dengan Mu~

Kisah cinta ini telah usai, "Sudah cukup" teriak hati ku.
"Aku telah lelah menunggu seseorang untk kembali pulang, ketika banyak sekali yang mengetuk pintu ini, dan aku mencoba untuk tega dan tidak membukakan pintu untuknya. Dan sekarang aku akan membuka pintu ku kali ini"
Seketika hampir 7 bulan aku berhasil bisa membukanya.. menemukan seseorang yang berbeda, dan sangat berbeda dari dirinya. "Aku tak ingin meninggalkannya" hanya itu yang bisa kuucapkan disaat aku bertemu dengannya.
sosoknya berbeda, senyumnya yang berawal sering ku hiraukan, sekrang menjadi semangat dalam hidup ku. Dia indah, bukan lagi seperti mahameru tetapi seperti gunung wijaya yang memang diatasnya terdapat es abadi dan dalam dirinya terdapat suatu keunikan yang abadi, yang entah itu benar atau tidak, aku tak tau apakah itu menjadi salah satu alasan aku sangat mencintainya.    
Pertemuan yang singkat, sikap dan sifat yang sangat berbeda. Melihatnya membuat diriku terpaku diam tak bisa berbuat apa-apa. Mendengar suaranya, seperti mendengar alunan musik klasik. Entah bagaimana ceritanya aku tak mempunyai alasan, aku menyukainya.
Aku menyukainya dan ingin selalu bersamanya. Hanya itu.
Kali ini aku menemukan diriku yang berbeda, dan sangat berbeda. Sampai-sampai aku bingung untuk menerima tamu dan aku pun menerima semua tamu ku. Ketika tamu itu pergi, ada satu orang yang tinggal. Dan aku memperbolehkannya untuk tinggal sampai sekrng.

Cinta itu rumit, lebih rumit dri penyelesaian soal fisika yang tidak bisa dilogika seperti momen inersia. Cinta lebih sulit dari mengedipkan mata. Tolong ajari aku kembali terhadap rasa cintaku yang tulus, agar aku bisa mencintai mu lebih tulus.
Aku harap aku bisa selalu bersama mu, dan senang bisa bertemu dengan mu.

Salam Manis Rvr~