Kamis, 03 September 2015

Alumni!

Dia memang telah pergi. Semuanya telah usai, tapi dibalik itu ada kisah selanjutnya yang telah terjadi. Senyumnya memang masih ada, tetapi tidak hanya untuk aku. Aku dan dia memang dalam kehidupan yang sama, kami sering dalam waktu yang sama, dalam ruang yang sama, seketika mata kami bertemu dan kami senyum bersama. Keadaan telah berbeda, entah aku berasa berbeda. 

Sudahlah, aku suda ikhlas, aku sudah rela. Biarkanlah dia menemukan seseorang yang akan menggantikan ku. Aku pun akan perlahan pergi darinya. Senyum ku merasa terpaksa, memang terpaksa. Sakit ini membuat ku tak rela, untuk pergi dari kebahagiaan ku. Tapi rela berkorban untuk kebahagiaan orang lain, apakah aku salah? Akan ku coba.

Mencoba untuk mencintai seseorang dengan cara yang berbeda.