Ahhh aku selalu bilang berbeda. Memang suatu kisah cinta mempunyai suatu kenangan yang berbeda.
Dahulu aku disibukkan dengan arti menunggu, kerinduan yang tak berujung, terperangkap dalam rasa yang salah, kini? diriku disibukkan dengan rasa cinta yang sangat sederhana indahnya dari segala perilakunya terhadap ku.
Hati memang bisa benar bisa salah, terkadang peri cinta tepat dalam memanahkan panah cintanya. Aku? Mungkin selalu menyalahkan mengapa diriku bisa diberikan rasa "jatuh hati" kepada seseorang yang tidak bisa ku taruh hati karna ia telah terikat dengan yang lain. Setiap saat diri ku selalu menyalahkan hati, mengapa harus dia mengapa bukan yang lain, untuk jatuh cinta kepada dirinya itu sebuah kesalahan. Hanya itu yang ada dalam benakku. Ternyata sang Waktu berkata lain.
Entah keajaiban apa, ia datang membawa hati yang tidak terikat kepada ku. Mengobati lukaku memberikan kesejukan, sangat sederhana. Cukup hanya berada didekatnya aku merasakan kenyaman dan aman. Romantis tidak, aku hanya membuat ini berjalan sesuai alurnya. Entah rasa ini mau dibawa sampai mana. Kisaah cinta yang kali ini kujalani bukan seperti kisah cinta, melainkan hanya kisah hidup yang ia menjadi lawan mainnya, tidak dramatis tetapi realistis. Aku pun hanya mengabaikan ego apa yang kuinginkan dan sebagaimana, tetapi aku hanya berfikir bagaimana diriku mengerti akan dirinya, bagaimana aku bisa menemaninya setiap ia membutuhkan ku. Yap, berkorban. Berikan apa yang bisa kau berikan, jangan berlebihan sewajarnya saja. Jadikan dirimu benar-benar dirimu bukan oranglain.
Tibatiba diriku teringat oleh sesuatu pemikiran ku dahulu, yaa jatuh cinta? Kau sudah harus bersiap dimana hati mu akan tersakiti, resiko yang kekal dalam cinta.