Senin, 13 Juli 2015

Pelajaran di masa lalu.

Heeeeyyyy.... Sebelumnyaa Thanks buat pembaca setia gue yang sangat gue cintai. Kalian memng selaludihaati ({}). Dapet salam Manis yang lebih manis dari apapun.muaaaahhhh. Lanjutsaja.

Memang benar, semua masalah ada solusinya. Bagaimana bentuknya semuanya pasti ada solusinya. Ketika jatuh kita akan bangun, entah bagaimana cara agar kita bisa bangun. Teringat suatu tragedi hati yang terjadi antara ku dengannya, tapi disini disaat aku membicarakannya perasan ku telah berbeda, karna perasaan itu telah pergi.

Cinta memang tidak sepenuhnya pahit dantidak sepenuhnya manis, seperti Irish coffe. Seketika sebuah perjalanan akhirnya selesai dan kita melanjutkan untuk mencari level berikutnya? Pintu petualangan pun terbuka untukmu. Benar? seketika sebuah cinta pergi datanglah cinta yang baru. Anggap saja seseorang bertamu ke hati kita membawa sejuta rasa untuk kita. dengan keadaan penuh luka ia datang membawa kotak p3k dan langsung mengobati lukaku. Bagaimana tidak tersentuh hati itu jika ada seseorang melakukan seperti itu? Yap?! petualangan baru, apa yang akan terjadi diakhir kita semua tidak tau. Tetapi, kejadia dimasalalu menjadi sebuah pelajaran agar tak terulang kembali dan dapat menjalin sebuah hubungan yang lebih baik dari sebelumnya.

Terimakasih, pelajaran mu dimasa lalu.

Salam Rvr.

Jumat, 10 Juli 2015

Cairkan hati menjalin hubungan yang baik.



Kembali seperti semula dengan batas yang mulai menipis. Hampir seperti dulu tetapi kita telah memilih jalan yang lain walaupun masih berjuang bersama-sama. Aku lebih mengenali apa yang terjadi dengan diriku, dan akupun telah sadar apa yang sedang terjadi. Jauh dekat kita akan menyentung tentang perasaan sesame manusia. Entah bagaimana ceritanya aku dan dirinya berhubungan dengan perasaan yang berbeda. Ingin sekali menghilang dia meminta ku untuk selalu terlihat, (kau mengerti maksud ku kan?) Aku berfikir keras, tak sekeras batu. Kemudian diriku disadarkan atas sebuah kenangan yang berlalu, dan tersimpan dalam kotak yang terkunci.
Setelah itu terjadi persahabatan diantara kami, terjauhkan dari sebuah perasaan yang tajam dan tak akan melukai hati. Terutama untuk membuka masa lalu kembali. Tak akan terjadi dan tak akan aku biarkan terjadi. Kembali kepemikiran ku dulu, untuk menaikan posisinya dalam hidup ku menjadi sahabt ku.
Sahabat? Iya, dia meminta ku untuk tidak pergi darinya dan aku menurutinya. Seperti dulu, aku dippisahakan darinya karna alas an yang sangat baik. Ketika semua telah berubah menjadi baik, aku didekatkan lagi dengan hubungan yang baik.
Jika masalah datang, tuhan menilai kita bukan bagaimana kita lari dari masalah tersebut tapi bagaimana kita mengahadapi masalah tersebut.
Salam RvR.

Membekukan hati.



Semua memang indah, ketika sebuah telah kembali seperti semula walaupun ada sesuatu yang hilang. Aku percaya dibalik ini semua ada suatu alasan yang terbaik untuk kehidupan ku selanjutnya. Memang hidup membutuhkan waktu, tetapi waktu tetap akan terus berjalan. Entah apa maksudnya aku masih bingung.

Aku mendapatkan satu telfon malam ini, dari seseorang yang dahulu telah mengisi hidupku dalam jangka waktu yang cukup lama. Aku mengangkatnya...
Entah mengapa tiba-tiba dia menelfon ku, setau ku dia bilang ingin curhat kepada ku. Dengan pesan seperti ini, “Lo sahabat gue kan? Gue pengan curhat.” Hanya itu, dan aku mengiyakan. Setelah mengangkat telfonnya, dia tidak curhat melainkan menanyakan kabar pada ku. Apa maksudnya? Aku tidak mengerti. Dan dia yang mematikan telfon duluan karna mungkin dia sedang sibuk. Aku tidak peduli.

Benar aku tidak peduli lagi, mungkin jika aku masih peduli itu hanya ada didalam hati ku yang paling dalam. Dan aku tidak akan menunjukan kepadanya, entah sampai rasa itu hilang. Harus hilang entah sampai kapan aku bisa menghilangkannya.

Semua ini tentang perasaan dan fikiran.

Freeagent?



Matahari memang telah terbit, entah mengapa aku susah bangkit dari kenyaman ditempat tidur ku. Suara saudara ku yang tiba-tiba memanggil ku dengan suara khasnya itu, memberi kode untuk diriku segera beranjak dan membersihkan tubuh ku. Setelah itu, di meja ku telah tersedia secangkir kopi hangat sepertinya buatan saudara ku. Aku meminumnya dan terdapat tulisan disebelahnya “Enjoy for you holiday. Jomblo!!” Yap, mungkin sekarang aku lebih bahagia dari pada diriku yang dulu. Entah beban perasaan yang menyakiti ku telah perlahan pergi. Memang tidak sepenuhnya, tapi aku sudah tidak mengkhawatirkan hal itu lagi.

Memang benar, merasa sepi. Kesendirian ini bisa menggali jati diri kita yang sebenarnya, entah mengapa aku bisa seperti ini. Tapi benar, hati ku sudah tak sesakit dulu, seperti orang sehat kembali. Walaupun masih banyak bekas luka yang belum hilang, aku menjadikannya pelajaran untuk sosok yang akan datang ke kehidupan ku lagi. Entah disaat seseorang bertanya, apa ada orang yang datang pada hati mu? Aku hanya menjawab, mereka datang hanya menyapa dan aku tidak ingin menerima siapapun kali ini. Banyak yang bilang pada ku, apa kau trauma? Trauma? Dalam hal? Untuk mencintai seseorang lagi. Aku mengelak, tetapi hati ku bilang memang benar tapi aku janji suatu saat nanti akan sembuh.