Matahari memang telah terbit, entah mengapa aku susah
bangkit dari kenyaman ditempat tidur ku. Suara saudara ku yang tiba-tiba
memanggil ku dengan suara khasnya itu, memberi kode untuk diriku segera
beranjak dan membersihkan tubuh ku. Setelah itu, di meja ku telah tersedia
secangkir kopi hangat sepertinya buatan saudara ku. Aku meminumnya dan terdapat
tulisan disebelahnya “Enjoy for you holiday. Jomblo!!” Yap, mungkin
sekarang aku lebih bahagia dari pada diriku yang dulu. Entah beban perasaan
yang menyakiti ku telah perlahan pergi. Memang tidak sepenuhnya, tapi aku sudah
tidak mengkhawatirkan hal itu lagi.
Memang benar, merasa sepi. Kesendirian ini bisa menggali
jati diri kita yang sebenarnya, entah mengapa aku bisa seperti ini. Tapi benar,
hati ku sudah tak sesakit dulu, seperti orang sehat kembali. Walaupun masih
banyak bekas luka yang belum hilang, aku menjadikannya pelajaran untuk sosok
yang akan datang ke kehidupan ku lagi. Entah disaat seseorang bertanya, apa ada
orang yang datang pada hati mu? Aku hanya menjawab, mereka datang hanya menyapa
dan aku tidak ingin menerima siapapun kali ini. Banyak yang bilang pada ku, apa
kau trauma? Trauma? Dalam hal? Untuk mencintai seseorang lagi. Aku mengelak,
tetapi hati ku bilang memang benar tapi aku janji suatu saat nanti akan
sembuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar