Jumat, 29 Agustus 2014

12 bulan tanpa 30 hari~

1 tahun anggap saja 12 bulan. Pasti akan lengkap dengan hari dan bulannya. Jika sang waktu memberi waktu untuk kau menjalani hidup selama 11 bulan? Tanpa 30 hari selanjutnya? Dimana sebelum 11 bulan itu kau sulit menjalani hidupnya, tak ada sanggahan, tak ada yang membantu kau berdiri dalam masa masa sulitmu. Kemudian kau mendapatkan itu semua, dan kau mendapatkannya dan ingin selalu melawan dunia bersamanya. Tiba-tiba sang waktu berkata lain, dia membuat semua hilang. Dan kau hanya sendiri. Yaa kembali seperti dulu. Sang waktu hanya memberimu waktu yang tak genap akan selama 12 bulan melainkan 11 bulan.                                                                                                                                                                                                                                                   

Karna dibalik cerita ada sebuah cerita.

Tertunduk lemas, pikiran melayang. Entah apa yang sedang aku pikirkan. Sungguh aku susah menjelaskannya, menjabarkan apa yang sedang aku pikirkan saja itu sulit. Jika kau tau kebenarannya, ap yang aku rasakan cuma bisa aku pendam, jika kau ingin mengutaraanya, aku hanya bisa berteriak dalam keramaian. Itu sudah cukup bagi aku. Tapi. Mengapa ada tapi? Karna dibalik cerita ada sebuah cerita. Anggap saja. "Real story"

Dimana banyak sekali tangisan dibalik sebuah senyuman, banyak sekali canda tawa dibalik kesakitan, banyak sekali manusia yang tabah dibalik manusia yang rapuh. Itulah dunia, itulah cerita,  itulah drama. Kesaksian ku menyatakan, semua manusia jarang melontarkan kisah yang asli, banyak drama, banyak kepalsuan. Anggap saja, dia susah untuk jujur kepada diri sendiri.

Aku? Akupun sama. Aku sering menutup diri ku. Membuat orang yang ada disekitar ku bahagia karna ku. Kadng aku berhasil kadapun tidak. Kalian akan tahu sendiri, coba rasakan.

Memendam itu menyakitkan, menahan semuanya itu menyakitkan, kalian seperti membunuh diri sendiri, percaya pada ku. Walapun itu karna suatu alasan, hati muu lamalama akan tersakiti dengan sendirinya, walaupun tak ada yang menyakiti mu.

Jika kau bilang "Akan ku pasrahkan pada sangwaktu" Dia tidak akan melakukan apa-apa jika kau tak melkukan usaha. Berusaha untuk terbuka, dan percaya dirilah. Hati mu akan terjaga dengan baik.

Pesan dari ku, jangan sampai ada yang menyakiti mu, walaupun itu orang yang kau sayangi sekalipun. Jangan kau membiarkan kau terakiti oleh seseorang yang kau cintai. Karna mencintai itu tidak untuk menyakiti, tapi untuk saling memberi rasa kenyaman satu sama lain.

Salam Rvr~

Rabu, 06 Agustus 2014

Rindu terbayar sudah~

Suatu pagi, yang kurang indah, kurang semangat. Karna mungkin membuat ku ingin sekali kembali kepangkuan mimpi indah ku. Semua itu tak bisa kulakukan dan harus terpaksa menyiapkan diri untuk kembali kekursi berwarna coklat penuh ilmu itu. Sungguh susana hati dan fikiran ku tak bersemangat saat itu. Aku tak tau mengapa aku seperti itu, yang ku tau aku hanya terserang penyakit rindu yang entah apa obatnya.

Sesampai diriku disana, dan menaruh tas ku dikursi itu. Berbincang pada temanteman ku, dan saat itu aku berada didepan pintu ruangan ku. Terdengar nama ku terucap dari jauh, aku berharap itu dia, ternyata bukan itu temannya. Tapi dibalik manusia itu, ada seseorang yang tak asing untuk diriku..

Sungguh, dari bibir ku tak bisa mengucap. Diam, iyaa itu yang kulakukan. Hati ku ingin terasa marah, seneng,    entaah tak bisa terucap apa yang aku rasakan. Aku tak mengerti. Aku menatap wajahnya, Ini loh sosok yang telah lama tak pernah ku lihat. Rindu ini terbayar sudah, hingga tak terasa jika air mata telah jatuh karna itu semua.. 

Dan dia pun hanya berkata "Hai" sambil tersenyum dan menatap ku. Dalam hati, hati ku berbicara "Senyum itu yang kurindukan, tatapan itu yang kurindukan, suara itu yang telah lama tak kudengar, sungguh terimakasih kau datang dan menemuiku hari ini, terimakasih"

Salam Rvr~