Kamis, 19 Januari 2017

Terjebak

Semut mencari makanan untuk bertahan hidup, ia melihat gulaitu di dalam wadah terbuka. Kemudian ia masuk untuk mendapatkan gula tersebut, dan seketika wadah itu tertutup dan ia terjebak dalam wadah dengan gula yang tidak ia dapatkan. Dia terjebak dalam suatu wadah dan tak bisa memilik gula itu, tapi suatu saat jika wadah ini terbuka dia pasti akan mendapatkannya. Entah kapan wadah itu akan terbuka.

Sama halnya dengan hati ku yang terjebak dengan situasi yang benar-benar tidak bisa diduga. Aku harus menahan suatu rasa untuk menjadikan situasi ini lebih baik. Tanpa aku memberitahukan bagaimna perasaan ku terhadapnya dan aku pun tau bagaiman perasaanya terhadap ku. Menurut ku itu tak berguna, mengapa? aku hany dikutuk untuk menahan suatu rasa. Dihadapannya dengan diam aku bersuara.

Aku tau aku terjebak disini perasaan ini akan mati perlahan.. Perlahan aku tak akan kembali muncul dihadapannya dengan perasaan ini. Kembali dengan perasaan sakit yang lebih sakit. Air mata terjatuh dengan mudahnya, kembali hati mematikan lampunya, menjadikan hati ini redup, tak berwarna. Jika kau mengatakan kau tak akan kemana, apakah aku harus percaya?? 
 Aku harus bagaimana? Kau tau? Aku bingung harus bagaimana. 

Senin, 09 Januari 2017

Peri Cinta

Peri cinta
Bagai burung yang menjatuhkan hati seseorang yang tidak seseorang itupun memintanya. Menggunakan suatu kejadian, dari gerak gerik tubuh yang tak terduga, mimik wajah yang merona, dan tatapan mata yang mengarah padanya hingga ke hati menjadikannya peri cinta meluncurkan anak panah kepada seseorang salah satu diantaranya ataupun keduanya, kejadian itu disebut jatuh cinta.

Satu kata kukatakan langsung pada mu pun aku tak mampu, bagaimana dengan aku menyentuh hati mu? Mendengar suara mu hati ku melayang bagaikan bunga yang bertebaran tak berhinggap. Aku mengerti mengapa cinta begitu indah, dan aku akan lebih mengerti sebelum kata cinta ada kata jatuuh.

Tak menyangka cinta ini lebih rumit dengan umurku yang sudah hampir dewasa ini, menjadikan aku lebih berfikir untuk menyentuh hati seseorang. Ketika berat untuk membolak-balik hati, dan berat untuk benar-benar melupakan membersihkan hati yang pernah disinggahinya. Berat untuk memutuskan keputusan yang rumit, ketika bibir mengeluarkan kata jahat yang sebenarnya hati tidak menginginkanya, dimana hati dan mata memang bersahabat, ia  bersamaan memperlihatkan ketulusan cinta ketika bibir berkata untuk pergi.

Peri cinta mengajarkan cinta itu seperti kesuksesan, kau rasakan jatuh pada lubang yang dalam dan nanti kau akan bisa menghindari lubang agar tidak terjatuh lagi, kemudian cinta kembali membuat suatu kisah cinta yang kau yang benar-benar menjadi pemain utama bersama pasangan mu.

Rvr~

Rabu, 04 Januari 2017

Lagi?

Suasana hati ini mulai berbeda, waktu ku lebih untuk diriku sendiri. Tetap untuk diri sendiri. setiap tempat yang aku kunjungi bersama kawan ku, Ku kerahkan waktu ku hanya untuk bersenang-senang entah aku tak bisa menyatakan apakah aku benar-benar bersenang-senang.
Kali ini aku menuju tempat sama dengan sekelompok orang yang berbeda dikarenakan banyak yang sudah balik kekampung halamannya. Dengan orang yang berbeda ini aku merasakan tatapan yang berbeda, memang aku niatan ku ikut ketempat itu hanya untuk menghilangkan kepenatan ku. Disaat aku tertinggal ada seseorang yang tak asing menghampiri ku, aku melihat matanya lagi, sudahlah lupakan kata ku dalam hati, aku hanya tak ingin memfikirkan orang lain lebih dari aku memikirkan diriku.
Kemudian ada dimana aku dengannya duduk dalam satu meja, memang hanya berpura-pura, ketika aku melihat foto itu sekali lagi, ia tersenyum dan menatap ke arah ku. Kembali aku berfikir ada apalagi ini? hati ku mulai merasakan rasa itu lagi. aku kira hampir mati rasa.

cinta
memang mudah untuk jatuh cinta
mudah pula untuk dihancurkan
sulit untuk dilupakan
sulit pula untuk tidak menerima ia kembali
itulah cinta terkadang menjadikan kita bodoh dalam waktu yang singkat

Aku begini bukan karna tidak ingin mencinta hanya terlalu takut untuk dikecewakan lagi. Lebih baik aku tidak menyentuh hati siapapun sampai nanti ada yang benar-benar hati ku siap untuk jatuh dan dikecewakan lagi.