Minggu, 05 Juni 2016

Hiduplah di Dunia Nyata.

Kembali menjelajahi alam, melihat kabar langit lebih dekat, dan apakabar kamu yang selalu ku rindukan?
Berjalan mundur sejenak..
Hanya untuk melihat saja, aku merindukan masa-masa yang lalu..
Hah! kau benar aku merindukannya..
Dalam situasi ini biasanya dia ada disamping ku sekarang, menjaga ku, melindungi ku, benarbenar aku sedang membayangkan jika dia berada disini sekrang.
Kalau kau tau, situasi ini kacau tanpa adanya dirimu. Saat ini pun aku iri pada bintang, dalam keadaan diriku yang sangat amat payah, bintang masih bisa bersinar terang, sepertinya ia selalu bahagia.
Kau, bolehkah aku tanyakan pertanyaan yang selalu sama. Apakah kau juga merindukan ku? Setiap langkah ku, perlahan-lahan kau selalu ku bayangkan. Imajinasi ku merajela saat ini.

Dari perjalanan ini aku mengetahui jawaban dari kisah ini. Tidak baik untuk berharap kepada satu orang yang sebenarnya memang bukan untuk kita. Tetaplah melangkah maju walaupun kau lelah, karna jika kamu ingin mundur, tolong diingat seberapa usaha mu sampai dititik ini. jika berhasil dan memang sudah hanya sampai dititik itu. Tinggalkan cari jalan lain yang membuat mu merasa lebih baik. Take your choice. tetap maju atau kau ingin kembali? Bertahan atau pergi? Mungkin semua ini kau tak mengerti apa maksudnya.
Kau boleh menentukan siapa yang terbaik untuk mu. Tetapi kita hanya wayang yang tetap menjalan alur cerita dari skenario alam. Siapa tau kita akan bertemu di masa yang akan datang? Mungkin kah? Tidak ada yang tau. Dan yang terakhir, hiduplah di dunia nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar