Tak tau aku mulai dari mana sekarang, hanya hati yang mulai menangis, mulai marah, mulai putus asa untuk mendengar semuanya. Jujur, aku tak sanggup lagi buat menahan dan menutupi ini semua, walau diriku masih berhasil untuk nutupin ini semua.
Sampai kapan aku begini, diriku sperti kehabisan nafas, mata ku mulai berhasil meneteskannya. Cukup! Aku tak sanggup menanhannya :'( mencoba untuk bangkit, merubah, dan berusaha untuk bertahan tapi tak bisa berbuat apa-apa. Semua masalah ini aku yang menopang, walau diriku belum cukup untuk mendapatkan masalah itu, aku hanya manusia yang ingin menyebarkan kebahagiaan didunia walau diriku belum bahagia.
Dimana diriku di puncak merbabu, memandang kabut tebal yang menutupi semua peradaban dunia, aku maraah, aku bingung. Dan ternyata aku salah, tak seharusnya aku marah kepada alam. Marah kepada alam, kau akan menyelakakan dirimu sendiri. Terlalu banya keresahan hati yang belum bisa ku keluarkan, karna aku tak tau bagaimana caa untuk mengeluarkannya.
Sampai disini, dibasecamp ini, aku membuat perjanjian. "Aku disini, menghirup udaramu, walau hidungku mulai membeku, tangan ku cidera karnamu, aku mencoba untuk kuat, menahan rasa sakitnya hati dan raga. Walau sebrat apapun cobaanya, aku harus tetap berhasil menutupi itu semua"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar