Ketika mekhawatiran ku melanda hebat, entah mengapa aku begitu mengkhawirkannya. Mata ku pun sudah susah untuk melihat dengan jelas, karna entah aku tak tau aku menaruh kaca mata ku. Terlihat seseorang sepertinya berjalan kearah ku, apa maksudunya aku tak tau, aku hanya meraskan perih entah dimana, aku tau kalau ini bukan hati ku.
Ia semakin dekat, dan sepertinya ia menatap ku. Memegang tanganku, aku belum bisa melihat jelas siapa dia. Aku merasakan perih disaat dia memegang tangan ku, dan aku sadar tangan ku ternyata terluka. Dia pergi setelah dia mengobati tangan ku, padahal aku belum mengucapkan terimakasih padanya. Beberapa saat kemudian ada seseorang lagi datang kepada ku, aku tak tau apakah itu orang yang sama apa bukan. Dia memeberikan kacamata kepada ku.
Setelah aku memakainya, dia langsung pergi. Aku berteriak memanggilnya. Dia berhenti dan kembali kepada ku. Aku bertanya. "Lo yang ngobatin gue sama yang ngasih kacamata gue barusan?". Dia menjawab "Iya memang mengapa?". "Dari mana lo tau gue ada disini? Kenapa gue bisa terluka kaya gini?". Dia hanya menjawab "Jika kau ingin tau tanyakan kepada seseorang yang selalu menyakiti mu, aku disini hanya bisa selalau mengobati mu. Tanpa kamu sadari aku selalu ada untuk mu tanpa kamu sadari itu."
Dia melangkah pergi meninggalkan ku. Apakah aku orang yang jahat? Seharusnya sebelum aku memilih untuk bertahan disaat ada orang yang selalu menyakiti ku, seharusnya aku melihat kebelakang dimana sebenarnya ada orang yang sangat menyayangi mu.
Dibalik hati yang tersakiti, disanalah ada hati yang lebih sakit dari apa yang kau rasakan.
Salam Manis
Rvr~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar