Minggu, 12 Maret 2017

Cinta dan Waktu~

"Indah ku lihat senyummu kali ini"
Cukup sudah itu bisa menyampaikan semua rasa ada dihati, sungguh aku tak bisa berfikir jika senyum itu  bisa menjadi milik lainnya. Kini aku bisa melihat mu sangat jelas, sungguh sangat jelas. Tidak lagi melalui celah-celah tirai, dibalik barisan orang-orang, dan dari balkon kos ku. Dalam diam yang penuh arti aku melihat mu, dalam dua detik aku pun tidak bisa menahan untuk berkata "Indah". Kau begitu hebatnya tanpa melakukan apapun dan mampu membuat diriku merasakan jatuh cinta berkali-kali. Jika aku ingat itu aku merasakan bunga-bunga dalam hatiku, ahh terlalu indah.

Aku takut jika sebelum cerita ini menjadi indah hingga akhirnya tergantikan pahitnya sakit hati. Memang keinginan ku menjadi bagian besar dalam hidup kamu, tapi aku tau ini belum saatnya. Aneh rasanya bukan? Belum terikat, tetapi cerita ini membiarkan mu bebas. Aku bukannya menyerah tapi mencoba realistis. Hati ini seperti terbelah dua, dimana sebagian merasakan indahnya jatuh cinta dan  salah satunya mencoba menahan perih pahitnya sakit hati.

"Bebas bukan berarti melepaskan" Seseorang mengatakan seperti ini kepada ku. Melepaskan memang sangat sulit jika kita sudah memendam rasa yang sungguh tidak bisa dilepaskan. "Aku membiarkan mu berkelana, membiarkan mu mengikuti alur cerita hidup, jika tuhan sudah menentukan kita pasti akan bertemu di muara yang sama" apa ini maksud mu?. Aku mengerti. Apakah ini akhir? Sungguh ini berat untukku, tapi jika ini yang terbaik akan kulakukan.

Aku percaya Sang Waktu, biar kali ini aku menunggu sampai kapan Sang Waktu menjawab, kapan semua ini akan dijelaskan. Menunggu? Tidak aku hanya mulai kembali berkemas dan berkelana kembali. Terkadang cinta butuh pengorbanan, untuk semua ini berakhir. ya benar cinta dan waktu kembali.

RvR



Tidak ada komentar:

Posting Komentar