Kamis, 01 Maret 2018

Alasan klasik

Kamu...
Mengapa mimpi selalu mendatang kan kamu?
Mengapa pikiran ku terlalu memanjakan dirimu berada dalam otakku?
Mengapa hati ku membuatkan rumah singgah yang sangat istimewa hanya untuk dirimu?
Ingin sekali memaki diriku, karna kau sama sekali tak bisa lari dari hati dan pikiran ku. Aku yang seharusnya memikirkan diriku sendiri, masih saja sanggup untuk merindukan dirimu, memimpikan kamu, segala sesuatu tentang kamu masih ku bayangkan dengan rasa sakit yang masih melekat dalam tubuh ku. 
Aku benci untuk menyatakan hal ini, sesakitnya diriku, sesekaratnya diriku, masih saja kamu yang berani-berani mengusik tidur nyenyak ku. Mengganggu hati kecil ku, keretakan hati ini mengganggu ku sungguh. Ketika semua berusaha untuk mencegah diri ku untuk memikirkan mu, masih saja kau berani-beraninya masuk dalam pikiran ku bersama wanita itu. Ah wanita, aku benci membahas itu. 

Kali ini sudahlah, aku menyerah atas diri mu kali ini. Pergilah jika itu mau mu, karna aku tau sampai saat ini pun kau masih anggap aku sama, Sekali lagi tentang perjuangan, dengan alasan klasik yang aku buat, menyerahlah hati.

Vatkhi 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar