Kamis, 27 Februari 2014

~-~

Aku tak tau bagaimana seharusnya, seharusnya cerita ini berjalan sesuai alurnya. dalam hati aku juga merasakan sesuatu yang aneh dalam semua ini, ada sebuah rahasia besar yang dia tutupi dari aku, aku melihat matanya dan semua itu terlihat. Aku tak akan bisa mengerti, jika dia tak akan pernah bilang pada ku. Dan dimana aku mengetahuinya, rasanya sakit, langit menggelap, aku hanya terdiam dalam keramaian.

"Ketika kesempatan itu datang pada ku, dan akumelakukan yang membuat diriku melepaskan kesempatan itu. Tapi bodohnya aku, diriku masih berharap kesempatan itu datang kembali kepada ku"

Dimana semuanya sekarang berbeda, aku masih saja membuat diriku dan suasan dalam hati seperti tak terjadi apa-apa. Dan sebenarnya aku tau, aku telah melewatkan kesempatan dimana aku juga menyukainya, mencintainya, dan menyayanginya.

Semua itu telah hancur, mungkin pintu itu telah hilang entah kemana. pintu menuju kehati, hati yang telah kut utnggu untuk semuanya menjadi lebih indah, tapi sekarang itu berbeda. Lebih akan berbeda.

Aku kehilangan senyum darinya, canda tawa ku bersamanya dan dimana setiap pagi aku mendapat salam tulus darinya.

Ingin ku sudahi semua ini, tapi aku terlalu bodoh, terlalu berharap kesempatan itu datang kembali kepada ku. Jujur ingin sekali aku ingin berkata padanya "Disini, aku masih membukakan pintu untuk mu. Tolong kembalikanlah pada ku, aku rindu, aku peduli, karna aku mencintaimu"

Cukup sampai disini, biarkan cinta ini tumbuh dengan indahnya, walapun dia pergi meninggalkan kun dan hati ku tak merelakan itu.

RvR~


Tidak ada komentar:

Posting Komentar