Kamis, 10 April 2014

Walaupun Untuk yang Terakhir~

"Cahaya putih masuk dalam mimpi ku, dan memberi suatu tanda kepada ku. Tiba-tiba perasaan takut merasuki tubuh ku, aku tak tau maksud dari ini semua. Apakah kau memanggil ku sekarang? Aku belum siap tuhan. Jika kau benar-benar ingin memanggilku, tunggu dia bahagia tunggu dia menemukan orang yang bisa menggantikan ku disisinya. Dimana dia telah menemukannya, aku akan pergi mengahadap mu tuhan."

Hari ini, aku berjalan kearah ruangan sang dokter yang telah memeriksa ku, dia berbicara atas kondisi ku, aku yakin aku tidak apa-apa fikirku. Ternyata aku salah, aku mendengar perkataan dari dokter itu yang membuat diriku tiba-tiba keluar meninggalkan ruangan itu dan aku hanya bertanya pada diriku "Mengapa ini bisa terjadi? Apa yang selama ini telah kulakukan? Mengapa kau taruh penyakit itu dalam tubuhku?" Aku tau aku akan baikbik saja. Ternyata tidak, lama-kelamaan penyakit ini membuat ku tak bisa berbuat apa-apa. Aku tau lama-kelamaan penyakit ini akan merengut nyawa ku. Cepat atau lambat Aku akan meinggalkan semuanya. 

Aku belum siap tuhan untuk meninggalkan semua orng yang aku sayang. Orang yang aku cinta, tetapi jika ini sudah kehendak mu, aku akan ikhlas menerima semuanya. Dan tolong bawa malaikat untuk menjaganya, dan selalu membuat mereka tersenyum tuhaan. Sekali saja, aku ingin membuat mereka ternsenyum karna ku, dan bahagia bersama ku. Walaupun itu untuk terakhir kalinya. 

RvR~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar